Tinggalkan komentar

CERITA KITA, PEMIKIRAN POSITIF DAN NEGATIF TENTANGMU

Awal ku kenal kamu, kamu itu baik dan dingin karena mungkin kamu baru kenal aku saat itu ku ngerasa kamu itu bisa jadi terbaik buat aku, karena saat itu ku butuh seseorang yang bisa mengisi hati aku, hingga ku ungkapkan rasa itu ya meskipun tidak begitu besar, dan di fikiranku saat itu mungkin kamu akan menolakku karena kita tidak begitu lama dekat dan kita baru kenal, tapi ku kaget saat kamu katakan IYA dan di fikiranku mungkin kamu juga ngerasa hal yang sama sepertiku, hingga akhirnya kita jadian, awalnya kita jalani tuh dingin banget karena mungkin kita belum saling kenal dekat, dan kamu pun masih cuek banget ma aku, tapi ku berusahan untuk dapat perhatian dari kamu, meskipun jujur ku merasa kurang nyaman karena yang melakukannya hanya satu pihak hanya aku saja, tapi tak apa lagian ini juga buat kita meskipun kadang aku sempat jenuh dengan keadaan yang begitu terus, kita mulai sering smsan saling cerita diri masing-masing pengalaman cinta masing-masing dan akhirnya kita mulai dekat, dan kamu mulai terbuka padaku, saat itu kamu cerita kamu sudah boleh pacaran oleh ibu kamu, saat itu kamu terlihat senang dan akupun senang karena kita tidak usah menutup tutupi hubungan kita lagi, hingga akhirnya kamu kenalin aku pada keluaraga kamu saat itu ku merasa canggung karena baru pertama kali juga aku punya pacar yang dikenal oleh orang tuanya sebagai pacar anaknya, tapi ku coba untuk mengenal keluargamu, dari kaka cowo kamu, kaka perempuan kamu, keponakan kamu dan akhirnya ibu kamu, ya mungkin dimata orangtua kamu kita hanya sekedar teman karena kita masih sama-sama pelajar belum mendekati hal yang serius, tapi ku ikuti saja apa yang sudah jadi jalanya seperti air pun terus mengalair dan akan sampai pada muaranya, hubungan kita udah serasa lengkap saat itu karena ku sudah di kenalkan pada keluargamu, ku pun cerita tentang dirimu pada ibuku, dan dia selalu tersenyum mendengar  ceritaku karena mungkin ibuku berfikir anaknya merasa bahagia bersama kamu, hubungan kitapun makin dekat dan umurnyapun sudah tidak bisa di hitung hari, atau minggu kita beda sekolah tapi kita berkomitmen untuk jaga perasaan masing-masing, hampir tiap hari kita berangkat sekolah bareng, yang bisanya ku berangkat lebih pagi ku korbanin waktu ku berangkat lebih siang karena kebiasaan kamu yang selalu bangun siang,(heu dasar..) dan kamu selalu ngeluh padaku karena sering terlambat sekolah sampai akhirnya ku julukin kamu putri ngaret, hehe.. hampir tiap minggu juga kita jalan melepas rasa kangen kita yang tidak cukup di obati dengan tiap hari berangkat sekul bareng karena waktunya tidak sampai lima menit untuk ketemu, hubungan kita berjalan makin lama dan cobaan pun sudah sering datang tapi kita tetap janalinya bersama, karena perinsip kita “Selama kita satu hati dan bersama, kita pasti bisa lewatin hal apapun ” kitapun bisa bertahan sampai hitungan tahun pertama, kadang kamu bertanya “kita nanti putus atau ada hal yang buat kita pisah tuh karena apa ya ?” ku hanya tersenyum dan menjawab “kita jalanin aja apa yang udah kita jalanin selamaini dan selalu berfikir positif karena jika kita awali dengan positif kedepanyapun akan selalu positif ” dan sampailah saat dimana perbedaan itu datang, saat ku lulus dari sekolah ku bilang ma kamu ku tidak akan kuliah dulu karena ku akan coba untuk bekerja dulu dan ku akan membuat bangga orangtuaku dan kamu, dan ku berusaha cari kerja sana sini dari pagi siang sampai malam ku berusaha, dan kadang ku ga ada waktu buat kamu saat itu ku merasa ga enak sama kamu karena setelah lulus ku tidak ada waktu buat kamu, tapi ku berfikir nanti kalau ku sudah kerja ku pasti akan ada buat kamu dan ku akan selalu luangkan waktu buat kamu di tiap akhir minggu, setelah waktu terus berjalan akhirnya ku mendapat kerja di sebuah perusahan di jakarta meskipun hanya berbekal kemampuan lulusan SMK tapi ku bertekad untuk sebanding dengan mereka yang telah bekerja, disana ku mendapat bekal yang menambah kemampuan ku, jika kamu mau tau hal yang buat ku semangat selain orang tuaku adalah kamu, ku mencoba jadi yang terbaik disana dan akhirnya langkah pertama ku jadi yang terbaik, dan ku tidak sabar menunggu akhir minggu karena ku akan bertemu kamu, kita pun jalan seperti biasanya tapi seiring waktu berjalan kamu udah mulai beda, ku merasa kamu tertutup sama ku kamu beda dari yang ku kenal dulu,  saat itu ku berfikir apa yang terjadi sama kamu apa ada yang salah ma aku ?? hingga pertanyaan itu selalu terbendung dalam fikiranku, sampai waktu kita terakhir jalan kita makan di tempat yang kamu inginkan dan kamu suka, kita buka puasa bareng dan ku lihat hp kamu ada pesan dari teman cowok yang di dalamnya kalian janjian untuk jalan, saat itu perasan ku kacau sakit rasanya karena baru kali ini kamu kaya gini, pertanyaan pun makin banyak menjejal otakku, apa kamu udah jenuh sama aku ?? apa kamu udah ga bisa nunggu aku lagi kaya dulu ?? saat itu ku memutuskan untuk berpisah dengan mu tapi meskipun kamu mencoba untuk menjelaskan semuanya tapi ku tidak bisa untuk mendengar apa-apa lagi dari kamu, sepertinya keadaan itu sudah berbeda, kamu udah ga sejalan lagi sama aku kamu selalu mencoba untuk meyakinkan aku dengan keputusan aku itu, karena hubungan kita yang udah ga bisa di bilang sebentar, hingga ku akhirnya mau untuk mendengar penjelasan kamu ya meskipun hanya setengah hati ku mendengarnya karena di dalam fikiranku sudah masuk pemikiran negatif tentang kamu, apakah kamu tuh memang sering main-main di belakang aku di saat ku ga ada di samping kamu, ku tau saat itu ku ga bisa lagi sering nganter kamu sekolah atau jemput kamu, dan jalan setelah kamu pulang sekolah, tapi semua yang ku lakuin semata-mata karena kamu yang buat aku semangat jalanin ini semua meskipun keadaan jauh berubah 180 derajat tapi ku ingin kamu selau ada di hati aku, ku juga ga nyaman dengan keadaan kaya gini tapi ku percaya ini semua pasti hanya sementara, dan hal itu yang buat aku bertahan, karena ga ada orang lain yang ku sayang selain kamu, kamu pernah bilang aku terbaik buat kamu aku sebagian dari alasan kamu hidup selain ibu kamu dan keluarga kamu, kamu pun bilang selama aku pergi aku selalu ada di hati kamu kamu pun meneteskan air mata saat itu begitu juga dengan aku tapi kenapa semuanya berbeda dengan keadaan yang sekarang kamu berubah jauh, tiba-tiba kamu putuskan aku padahal belum lama kamu minta aku untuk balikan lagi setelah kejadian itu semuanya menjadi pertanyaan di fikiranku, kalau kamu mau tau setelah kejadian itu di kantor ku menjadi orang yang paling bodoh karena semua kerjaan yang di berikan tidak bisa ku kerjakan sama sekali fikiran ku hanya ada kamu hatiku hancur karenamu, perkataan manismu ga selaras dengan hatimu, setelah aku bilang aku tidak punya apa-apa lagi sampai kita jalanpun kita naek kendaraan umum apa karena itu kamu udah ngerasa ga nyaman ??, apa selama ini kamu hanya suka dengan ku karena apa yang aku miliki ?? dan teman-teman baru kamu itu ada yang membuatmu jatuh hati ?? ada yang lebih dari aku ?? kenapa kamu ga tinggalin aku dari dulu ?? kenapa disaat ku benar-benar butuh kamu kamu pergi ?? apa awal kamu terima aku karena semua yang ku miliki membuatmu nyaman ?? apa kamu termasuk cewek yang teman-teman aku bilang ?? ku ingin menghapus semua pertanyaan ini tapi begitu bnyak pertanyaan yang terbendung di fikiranku, kini ku tau bagaimana kamu seperti apa kamu, ku hanya ingin mendapatkan rasa sayang yang tulus, bukan karena alasan apapun materi bisa kamu miliki dengan mudah tapi ketulusan disayangi tidak akan kamu mudah dapatkan, kamu udah hancurin ketulusan sayang aku ma kamu, semua yang ku korbanin, berikan, dan curahin percuma, kata sayang yang selama ini terucap tersa palsu, ku akan buktikan ma kamu kalau materi itu mudah di dapat, dan ku tau di dunia ini hanya 1 dari 10 yang cewe yang hanya tulus menyayangi dan terima  seseorang apa adanya, kini ku akan mencoba untuk melupakanmu menghapusmu dalam fikiranku, dan mencoba untuk bangkit, kenangan yang kita buat semua ku kubur dalam, karena semua itu tersa palsu.. I Hate You.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: